MENGAJAK DENGAN BIJAK, BUKAN DENGAN MENGINJAK
Pada tulisan sebelumnya, penulis telah menyinggung tentang faktor mendasar dari adanya Aliran Takfiri , diantaranya yaitu Gelora Hawa nafsu yang amat fatal dalam diri seseorang sehingga berdampak pada merasa diri lebih baik, dan merasa paling benar. Yah betul, merasa diri paling benar inilah yang kemudian menjadikan seseorang egois, dan anarkis. Selain mereka merasa paling benar, mereka pula merasa paling sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya, khususnya dalam berdakwah. Berbicara terkait dakwah, hal pertama yang perlu kita ketahui ialah definisi dari dakwah itu sendiri. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Dakwah ialah penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat; seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan ajaran agama. Lebih simpelnya kita artikan dakwah sebagai ajakan atau seruan yang mengarah kepada hal-hal yang baik. Seperti kita ketahui Rasulullah SAW ialah tokoh pemimpin yang menjadi teladan kaum muslimin dalam segala aspek. Dala...